Dunia pendidikan memang tidak ada habis - habisnya di bahas sampai kapanpun. Tapi disini saya ingin membahas cita - cita jadi guru / dosen. Dari kalangan anak kecil yang di tanya cita - cita ingin jadi apa, pasti ada yang ingin jadi guru sampai yang dewasa juga menjawab seperti itu. Namun banyak cita - cita yang terhalang karena beberapa faktor termasuk faktor ekonomi. Faktor ini mungkin banyak orang eluhkan karena mungkin tidak didukungnya dengan pekerjaan orang tuanya yang kurang membantu anak untuk menggapai cita - cita. Banyak anak - anak Indonesia yang membutuhkan pendidikan untuk sukses dan menjadi anak yang membanggakan untuk kedua orang tuanya. Mahalnya bayaran sekolah atau kuliah membuat orang tua terutama anak untuk mengurungkan niatnya menjadi guru atau hal lainnya. Sudah saatnya anak - anak Indonesia bangkit tidak lagi meminta sesuatu dari orang tua.
Kisah seorang siswa yang tadinya pejual roti dan siswa di sekolah mencoba mencari pekerjaan yang rutin tetapi juga tidak mengganggu tugas sekolahnya. Berawal dari menjual pulsa sampai akhirnya gulung tikar, Sinta (bukan nama asli.red) mencoba untuk menjual roti di sekolah namun diam - diam karena di sekolah tidak boleh ada yang berjualan di sekolah kecuali di kantin atau koperasi. Ketika pagi - pagi Sinta membantu orang tua nya merapikan warung kecilnya dan memasukkan roti kedalam tas, terlihat oleh salah satu guru yang kebetulan lewat depan warungnya. Selesai mengobrol sebentar, guru tadi meminta tolong kepada Sinta untuk menjadi guru privat untuk anaknya yang baru kelas 2 SD. Sinta berfikir sebentar dan akhirnya menerima tawaran guru itu. So, Sinta akhirnya bisa jajan dengan uang sendiri dan membatu orang tuanya. Dan kalau mau berusaha pasti ada jalan. Menjadi pendidik biasakan mendidik juga diri sendiri :)





0 komentar:
Posting Komentar